WORKSHOP KESIAPSIAGAAN BENCANA 2025 “MEMBANGUN RELAWAN MUDA TANGGAP DI LINGKUNGAN KAMPUS”
WORKSHOP KESIAPSIAGAAN BENCANA 2025 “MEMBANGUN RELAWAN MUDA TANGGAP DI LINGKUNGAN KAMPUS”
KSR
PMI UNIT UNIVERSITAS PGRI SEMARANG MENYELENGGARAKAN WORKSHOP KESIAPSIAGAAN
BENCANA
Sumber:
Dokumentasi Pribadi, 2025
Tahun 2022 lalu Universitas PGRI Semarang pernah
mengalami kejadian kebakaran di parkiran yang disebabkan kendaraan Microbus. Nah, hal tersebut menjadi Pelajaran bagi kita jika suatu
saat akan terjadi bencana dilingkungan kampus.
Dalam konteks kampus
yang menjadi ruang mobilitas tinggi bagi mahasiswa, kesiapsiagaan menghadapi
keadaan darurat menjadi sangat penting. Bencana baik bersifat alam maupun
non-alam dapat terjadi kapan saja. Mulai dari kebakaran, gempa bumi yang
mengguncang saat perkuliahan, banjir musiman, hingga situasi evakuasi darurat
di area gedung kampus. Rendahnya pemahaman mahasiswa mengenai manajemen risiko
bencana dan langkah-langkah penyelamatan awal seringkali menjadi penyebab
keterlambatan pertolongan.
Oleh karena itu,
pengetahuan, kepedulian, serta keterampilan kesiapsiagaan bencana perlu terus
ditumbuhkan, khususnya di lingkungan perguruan tinggi sebagai tempat
berkumpulnya generasi muda. Salah satu cara untuk memperkuat kapasitas tersebut
yaitu melalui kegiatan workshop.
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pusat,Ruang
601-603 Universitas PGRI Semarang, pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Workshop ini
mengusung tema “Membangun Kapasitas Relawan Muda dalam Kesiapsiagaan
Bencana” sebagai upaya memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi
kondisi darurat, baik di dalam kampus maupun di masyarakat.
Sasaran kegiatan ini adalah seluruh mahasiswa
Universitas PGRI Semarang, serta pengurus, anggota, dan calon anggota KSR PMI
Unit UPGRIS. Melalui workshop ini, peserta diharapkan mendapatkan pemahaman dan
keterampilan dasar dalam menghadapi berbagai risiko bencana yang mungkin
terjadi di lingkungan kampus, seperti cara evakuasi gedung bertingkat, pemetaan
titik kumpul aman, hingga pemahaman mengenai peta risiko kampus.
Rangkaian acara dimulai dengan persiapan dan
pengondisian peserta, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan
Mars PMI. Setelah pembukaan, acara diteruskan dengan doa, laporan ketua
panitia, Komandan KSR dan Pembina KSR PMI Unit Universitas PGRI Semarang.
Selanjutnya, moderator memandu jalannya sesi workshop.
Materi disampaikan oleh pemateri yang kompeten dalam
bidang kebencanaan yaitu Rizwan Rizka Afahni, S.T.. Sub materi yang dibahas meliputi: Bencana dan Dasar
Hukumnya, Manajemen Bencana, Kajian Risiko Kampus, serta Peta Risiko Kampus.
Penyampaian
materi dilakukan melalui sesi teori, diskusi interaktif, tanya jawab, serta
praktik penyusunan peta risiko kampus yang dapat langsung diterapkan oleh
mahasiswa.
Peserta diajak memahami bagaimana mengidentifikasi
potensi bahaya di area kampus, menentukan jalur evakuasi yang tepat, membaca
peta risiko, serta mengenali indikator keamanan ketika berada di gedung
bertingkat. Kegiatan praktik ini memberikan pengalaman langsung kepada
mahasiswa dalam menganalisis risiko dan menentukan langkah penyelamatan yang
sesuai.
Sumber:
Dokumentasi Pribadi, 2025.
Acara diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan dan
sertifikat, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi
kebersamaan seluruh peserta, panitia, serta pemateri.
Harapannya, setelah diadakannya workshop ini mahasiswa
Universitas PGRI Semarang dapat memiliki wawasan, pengetahuan, dan keterampilan
dalam kesiapsiagaan bencana, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan meningkatnya pemahaman mengenai risiko dan langkah penanganan yang
tepat, mahasiswa dapat menjadi relawan muda yang sigap, peduli, dan mampu
memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan
tangguh menghadapi bencana.
Komentar
Posting Komentar
Berkomentarlah yang bagus agar bisa memotivasi teman-teman SIAMO!!!